Talenta dan waktu luang

Setiap manusia itu unik dan punya bakat atau talenta masing-masing. Allah SWT menciptakan manusia yang mampu berpikir, berkembang, dan berdialog dengan tubuh dan alam pikirannya, sebagai suatu bentuk tambahan dari kodrat manusia itu sendiri sebagai makhluk sosial. Kemampuan manusia untuk berkembang inilah yang membuat manusia memiliki bakat yang berlainan. Sebuah bakat atau talenta yang diasah secara terus-menerus, niscaya akan menjadi sebuah keahlian tersendiri atau skills

Potensi yang ada di dalam diri setiap individu ini layaknya potensi cadangan minyak bumi dan gas alam. Minyak dan gas bumi ini tidak pernah akan diketahui volume nya seandainya tidak dilakukan kegiatan eksplorasi. Begitu juga dengan potensi manusia. Ketika kita tidak pernah mengeksplorasi potensi diri yang ada di dalam diri kita, maka kita tidak akan pernah tahu seberapa berbakatnya diri kita.

Istilah ‘time is money’ sudah tidak lagi asing didengar di kepala kita. Maka ketika waktu yang ada setiap hari nya akan sangat berharga bagi setiap manusia yang berpikir, dan karena uang merupakan alat tukar penyambung hidup manusia saat ini, maka waktu adalah uang bisa disama-artikan demikian. Masalahnya, waktu yang ada dalam satu hari di dalam hidup setiap manusia adalah sama, yaitu 1 hari sebanyak 24 jam dan 1 tahun sebanyak 365 hari. Pertanyaannya adalah, seberapa banyak waktu yang diluangkan untuk menggali potensi diri kita?

Mereka yang telah mengetahui talenta atau bakat dirinya akan cenderung untuk bereaksi dengan 2 opsi, yaitu cuek dengan bakat yang ada dan menganggap ini merupakan bakat turunan, atau peduli dengan bakat dirinya dengan giat melatih bakat yang ada untuk dapat menjadi ahli. Mereka yang cuek, tidak peduli dengan waktu yang ada. Tapi jangan samakan dengan mereka yang peduli. Mereka akan dengan sangat detail merencanakan waktunya se-efektif mungkin agar dengan waktu yang se singkat-singkat nya, mereka dapat meningkatkan talenta nya tersebut ke level yang lebih tinggi.   

Bagaimana dengan mereka yang multi-talenta? Familiar bukan dengan istilah ini? Orang dengan berbagai bakat atau talenta cenderung tidak menjadi ahli di satu bidang karena ia cenderung mempergunakan waktunya untuk melakukan kegiatan dimana ia merasa berbakat akan hal yang dikerjakannya. Tidak berarti cuek, bahkan ia bisa jadi lebih peduli terhadap waktunya sehari-hari karena ia tahu bahwa banyak hal yang bisa ia kerjakan, and he/she knows that he/she is good at it