Bergunalah untuk orang lain…

Semalam, setelah nonton salah satu acara di tv swasta yang memberikan tentang motivasi kehidupan, ada satu hal yang cukup menarik untuk dibahas, yaitu mengenai hubungan antara waktu yang berputar dan usia seseorang.

Waktu yang dihabiskan oleh seseorang untuk mencapai, katakanlah, usia 40 tahun, adalah sama untuk setiap manusia di muka bumi ini. Ya, karena bumi memiliki waktu 1 hari = 24 jam, dan hal ini berlaku untuk setiap orang. Hal yang membedakan adalah, seberapa bermanfaatnya waktu yang dihabiskan oleh orang tersebut sewaktu menjalani hidupnya sampai usia 40 tahun tersebut?

40-thn1Perhatikan gambar di atas. Bagi yang semalam melihat acara ini di tv, mungkin masih ingat dengan gambar ini. Orang memiliki waktu yang dihabiskan untuk mencapai 40 tahun ini sama.  Persamaanya terlihat pada ujung awal-ujung akhir kedua garis tersebut, terletak pada dua garis vertikal yang sama, yang memperlihatkan rentang waktu selama 40 tahun, yaitu 40 x 365 hari x 24 jam.

Apa perbedaannya? Perbedaanya terletak pada panjang garisnya. Bayangkan jika kedua garis tersebut berupa seutas benang, benang satu bermotif belang-belang (garis putus-putus), dan benang satunya bermotif polos (garis lurus). Jika kedua benang itu direntangkan, maka benang bermotif belang-belang memiliki panjang yang lebih besar dibanding benang polos.

40-thn-panjangApa artinya? Jika benang tersebut kita analogikan sebagai usia hidup seseorang, orang yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain akan memiliki waktu yang lebih banyak dan lebih panjang ketimbang orang yang hidup biasa-biasa saja. Hidup biasa-biasa saja bukan berarti hidup tidak berguna, tolong dibedakan. Berguna pada orang banyak, niscaya Allah akan menyanyangi dan memberikan hidup yang lebih panjang kepada kita.

Memberikan manfaat kepada orang banyak sesuai dengan amanah yang harus diemban oleh setiap orang. Masih ingat dengan kalimat ini, “Sebaik-baiknya ilmu adalah yang bermanfaat bagi orang banyak” ? Ya, ilmu yang berguna hanyalah ilmu yang jika diterapkan, akan memberikan manfaatnya kepada orang banyak. Tak ada artinya ilmu yang dipendam sendiri dan itulah mengapa manusia tercipta sebagai makhluk sosial, yang tidak bisa hidup seorang diri.

Orang yang banyak digantungi nasibnya oleh orang lain, dan bermanfaat, akan senantiasa berlika-liku dan beririsan dengan banyak hal, sehingga panjang sekali perjalanannya, dan perputaran waktunya serasa jauh lebih lambat.

Bergunalah untuk orang lain…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s