Stand up for Love

Gue kepikiran tentang tingkat kriminalitas yang tinggi di kota jakarta ataupun di kota manapun di negara kita, sewaktu gue pulang pake taksi tadi sore. Seandainya, supir taksi itu jahat, udah pasti gue nggak akan selamat sampe bisa sekarang nulis di sini. Tapi, alhamdulillah gue masih selamat sampe di tujuan (rumah,-red.). Sewaktu di taksi itu, gue mikir…Pak supir ini bisa sampe jadi supir taksi, pasti karena dia butuh pekerjaan yang dapat menghasilkan uang, untuk hidup. Gue liat, bapak supir ini nggak muda lagi…Yaa kira2 mungkin usia kepala empat. Asumsi gue, pak supir ini pasti punya keluarga yang harus dihidupin, kata lainnya diberi nafkah. Punya istri, dan mungkin punya anak. Tapi, yang pasti, dia punya cinta ke keluarganya.

Let see from different angle…Say, if the driver was a bad guy.
Seandainya supir taksi ini jahat, dia bisa aja nyulik gue ke mana aja, atau dengan berbagai modus penculikan yang udah banyak banget sekarang, dengan tujuan akhirnya yaa tentunya ngambil harta benda gue. Dia bisa dapet harta instant itu langsung (andai kata gue ini pengusaha nan kaya raya sejahtera nan sehat sentausa…amiiin;p) dari gue, dan balik ke rumahnya, foya2 deh… Tapi, itu kalau dia berhasil kabur/lolos dengan kejahatannya itu. Seandainya dia gagal, kemungkinan terbesar pertama adalah dia pasti kehilangan pekerjaan tetapnya sebagai supir taksi. Kemungkinan buruk lainnya bisa menyusul, ntah itu masuk penjara, disiksa, dicabulin temen satu sel penjara, dan lain sebagainya…Tapi, yang jelas, dengan kehilangan pekerjaan tetapnya sebagai supir taksi itu, dia gak punya lagi penghasilan…Gak punya penghasilan berarti dia nggak bisa lagi memberikan nafkah ke keluarganya…Dia nggak bisa lagi menghidupi keluarganya…Dia kehilangan cintanya ke keluarganya.

From another angle…Say, if the driver was a good guy.
Jangan harap gue bakal nulis panjang lebar kayak di atas. Yaa namanya orang baik, gue selalu yakin, InsyaALLAH dikasih jalan yang terbaik oleh-Nya. End of the story from this angle, dia bakalan terus dapat menghidupi keluarganya…tetep menjaga cintanya ke keluarganya.

Sekarang, coba pikir deh…Seandainya di dunia ini, semua pasangan yg ada, punya rasa cinta yang begitu besar ke setiap pasangannya…Semuanya pengen hidup damai, punya keluarga yang rukun, punya keturunan yang saleh dan saleha…Gak perlu kaya raya atau berlimpah harta, tapi dengan rasa cintanya itu, semuanya terasa cukup, walaupun seadanya…Dengan begitu, nafsu manusia yang gak pernah terpuaskan itu bisa ditolerir, bisa dibatasin, karena cintanya yang begitu besar itu, lahir bukan dari materi, tapi dari perasaan yang ada diantara pasangan itu.


..

Tiba-tiba aja, ditengah kemacetan kota jakarta itu, lirik dari lagunya Beyonce terngiang di kepala gue… STAND UP FOR LOVE…


Advertisements