salahku…

Perasaan ini harus aku pendam lama sekali…Aku berharap, suatu ketika perasaan itu akan hilang diterjam oleh waktu yang terus berjalan…Tapi, akankah selalu seperti ini? Saat semua itu selalu terasa indah..Dan mungkinkah keindahan itu akan kekal dan abadi selamanya? Aku tak yakin…
Hidupku penuh dengan lika-liku perasaan yang selalu dapat aku kontrol kemana arah dan tujuannya…Tapi, hidupku ini bukan hidupku seorang…Hidupku ini hanya sementara di dunia…Dan hanya Yang Di-Atas yang dapat menentukannya…Segala amanah dan tujuan hidup ini, bukanlah sebatas mana aku bisa menjalankannya, tapi benar salahnya itu lebih penting…
Khilaf dan permainan emosi memang sebuah prakara hidup…Maaf, ketika sebuah perasaan amarah aku pendam, dan tak bisa ku keluarkan, hanya demi kebaikan yang akan terjadi… Karena mungkin, itu hanya khilaf dan emosiku yang berbicara…
Advertisements

Lost My Bro…

Where are you, my brother…? I know since you graduated from high school, and you look didn’t want anything rather than what you have had from the past…You had an ‘past-happyness euphoria’, and that’s why you don’t expand and grow your brain. Maybe, some accident from the past, when u’re 5 years old, have made it? Well, i don’t know…
But, please…Go back home, our parents still wait for u…